Showing posts with label surah. Show all posts
Showing posts with label surah. Show all posts

Wednesday, June 20, 2012

jangan lalai


Kita serigkali alpa dgn kesibukan didunia ni.tak kiralah,sibuk dgn hal keluarga ke, kerja ke, kawan ke, aktiviti lasak ke ape ke….dan seringkali kesibukan itu membuat kita lupa akan Tuhan yang menciptakan kita. Lupa untuk bersyukur dengan nikmat yang diberikannya..lupa yang kita dijadikan dimuka bumi ini adalah untuk beribadah kepadaNya… Seperti yang disebut didalam surah at-takathur ayat 1 - 8 yg bermaksud :

1)Kamu telah dilalaikan (daripada mengerjakan amal bakti) oleh perbuatan berlumba-lumba untuk mendapat dengan sebanyak-banyaknya (harta benda, anak-pinak pangkat dan pengaruh),  
2)Sehingga kamu masuk kubur.
3)Jangan sekali-kali (bersikap demikian)! Kamu akan mengetahui kelak (akibatnya yang buruk semasa hendak mati)!  
4)Sekali lagi (diingatkan): jangan sekali-kali (kamu bersikap demikian)! Kamu akan mengetahui kelak (akibatnya yang buruk pada hari kiamat)!
5)Demi sesungguhnya! Kalaulah kamu mengetahui - (apa yang kamu akan hadapi) - dengan pengetahuan yang yakin, (tentulah kamu akan mengerjakan perkara-perkara yang menjadi bekalan kamu untuk hari akhirat).
6)(Ingatlah) demi sesungguhnya! - Kamu akan melihat neraka yang marak menjulang.  
7)Selepas itu - demi sesungguhnya! - kamu (wahai orang-orang yang derhaka) akan melihatnya dengan penglihatan yang yakin (semasa kamu dilemparkan ke dalamnya)!
8)Selain dari itu, sesungguhnya kamu akan ditanya pada hari itu, tentang segala nikmat (yang kamu telah menikmatinya)!


Dalam surah ini, ditekankan sebanyak dua kali supaya kita,sebagai hamba Allah tidak lalai didunia ini. Hal ini kerana, seringkali kita mengasingkan ibadah kepadaNYA dengan hal duniawi…padahal kita kesemua yang kita buat boleh diniatkan kerana Allah. Sudah pasti dapat pahala….. Asalkan perkara yang kita buat tidak melanggar syariah.

Ingatlah yang sesungguhnya kematian itu pasti dan sesungguhnya diakhirat sana akan ditanya bagaimanakah kita menghabiskan masa kita didunia ini.

Thursday, June 2, 2011

Everything begins with tarbiyyah

This is my path - I call towards Allah; I, and whoever follows me, are upon perception; and Purity is to Allah - and I am not of the polytheists.[Surah Yusuf:108]


"Katakanlah -hai Muhammad-: Inilah jalanku, aku mengajak untuk -mentauhidkan- Allah di atas landasan bashirah/ilmu. Inilah jalanku dan jalan orang-orang yang mengikutiku. Maha suci Allah, aku bukan tergolong bersama golongan orang-orang musyrik.” [Surah Yusuf: 108]

Everything begins with tarbiyyah...please watch this video..




and..i also love this song....by Izzatul Islam..




Title: JALAN JUANG
Album : Pewaris Negeri
Munsyid : Izzatul Islam
by : Noorahmat

Sabarlah wahai saudaraku
Tuk menggapai cita
Jalan yang kau tempuh sangat panjang
Tak sekedar bongkah batu karang

Yakinlah wahai saudaraku
Kemenangan kan menjelang
Walau tak kita hadapi masanya
Tetaplah al-Haq pasti menang

Tanam di hati benih iman sejati
Berpadu dengan jiwa Rabbani
Tempa jasadmu jadi pahlawan sejati
Tuk tegakkan kalimat Ilahi

Pancang tekadmu jangan mudah mengeluh
Pastikan azzam-mu smakin meninggi
Kejayaan Islam bukanlah sekedar mimpi
Namun janji Allah yang Haq dan pasti..!



Tuesday, May 31, 2011

utk para da'i

mutiara kata utk para da'i...
firman Allah yg bermaksud:
"Dan janganlah kalian berhati lemah dalam mengejar mereka(musuh kalian). Jika kalian menderita kesakitan(kekalahan) maka mereka sesungguhnya juga menderita kesakitan(pula), sebagaimana kalian menderitanya,. Sedangkan kalian mengharap dari Allah apa yang tidak mereka harapkan, Allah maha mengetahu lagi maha bijaksana(An-Nisa':104)
seorang da'i hendaklah memperhatikan celah-celah kebaikan yang ada pada orang lain kemudian memupuknya. sehingga celah-celah keburukan itu tersingkir dan ia mahu bangkit berdiri melangkah di jalan Islam.
Jika tatapan mata yang dipenuhi oleh rasa iri dan dengki dapat memberikan mudharat, maka tatapan mata yang dipenuhi rasa iman dan kasih sayang akan menimbulkan cinta dan keimanan.
Sesungguhnya berbicaralah dgn hati yg penuh kasih sayang...insyaAllah Allah akan melembutkan hati-hati mereka dan kita. Janganlah putus asa dengan rahmat Allah dan tabahlah dalam menghadapi ujian Allah..Ujian yang paling hampir dan susah untuk kita adalah dalam melawan hawa nafsu dan amarah diri sendiri...Sebelum menuding jari kepada orang lain, muhasabahlah diri dahulu...Sesungguhnya Allah melihat setiap gerak geri dan tingkah laku kita..Usaha itu lebih penting...insyaAllah segala yg diusahakan akan diganjari dengan pahala...

Renung-renungkan...

Wednesday, May 25, 2011

Power of Istighfar

I got this amazing story from website iqrasense.com

This story about “Istighfar” is from the life of Imam Ahmed Bin Hanbal, who is considered as a renowned scholar of Islam and a famous theologian. Imam Ahmed is also considered to be the founder of the Hanbali school of fiqh (Islamic jurisprudence) and is one of the most celebrated Sunni theologians, often referred to as the "Sheikh ul-Islam" or the "Imam of Ahl al-Sunnah."

During his old age, while Imam Ahmed was travelling he stopped by a town. After the prayers, he wanted to stay for the night in the masjid yard because he didn’t know anyone in the town. Owing to his humility, he hadn’t introduced himself to anyone thinking that if he did, he would be welcomed by many people.

Failing to recognize Ahmed bin Hanbal, the caretaker of the mosque refused to let him stay in the mosque. As Imam Ahmed was quite old, the caretaker had to drag him out of the mosque. On seeing this, a baker from a nearby place felt pity for this man (Imam Ahmed) and offered to be the host to him for the night. During his stay with the baker, Imam Ahmed observed that the baker would constantly recite Istighfar (seek forgiveness from Allah). Imam Ahmed asked the baker if the constant practice of saying Istighfar had any effect on him. The baker responded by telling Imam Ahmed that Allah had accepted all of his duas (supplications), except one. When he asked him what dua was it that hadn’t been accepted, the baker replied that he had been asking Allah to provide him the privilege to meet the famous scholar Imam Ahmed bin Hanbal.


On this, Imam Ahmed bin Hanbal said that Allah had not only listened to his dua but had dragged him onto his (the baker’s) doorsteps. [Summarized from Al Jumuah magazine, vol 19, issue 7]

This story is a reminder of the power of saying Istighfar (seeking forgiveness) frequently. Let’s remember that the prophet used to say Istighfar frequently during the day. Tafseer Al-Qurtubi states:

A man complained to Al-Hasan about a drought, and he said to him: “Pray to Allah for forgiveness.”


Another man complained to him of poverty and he said to him: “Pray to Allah to forgive you.”


Another man said to him: “Pray to Allah to bless me with a child.” He said: “Pray to Allah for forgiveness.”


Another complained to him that his garden was dry. He said to him: “Pray to Allah for forgiveness.”

He was asked about it and he said: “This is not my personal opinion, for Allah says in Surah Nooh (interpretation of the meaning): ‘Ask forgiveness from your Lord, verily, He is Oft Forgiving; He will send rain to you in abundance. And give you increase in wealth and children, and bestow on you gardens and bestow on you rivers.” Tafseer Al-Qurtubi (18/301-302)

One of the narrators of a Hadith was asked about the manner in which forgiveness is to be sought, to which he answered: "The Messenger of Allah (sallallaahu ’alayhi wa sallam) used to say: ‘Astaghfirullah! Astaghfirullah! (I beseech Allah for forgiveness, I beseech Allah for forgiveness)’.” [Sahih Muslim].

Thursday, April 21, 2011

apa itu istidraj??

Rasullulah s.a.w. bersabda :"Apabila kamu melihat bahawa Allah Taala memberikan nikmat kepada hambanya yang selalu membuat maksiat (durhaka), ketahuilah bahawa orang itu telah diistidrajkan oleh Allah SWT." (Diriwayatkan oleh At-Tabrani, Ahmad dan Al-Baihaqi)

Rasullulah (SAW) said :"When you see Allah (SWT) gives good fortunes to his slaves who are always committing sins (disobedient), know that the person is being given istidraj by Allah (SWT)." (At-Tabrani, Ahmad and Al-Baihaqi)

Istidraj itu luar biasa.

Ia adalah suatu keluarbiasaan yang membinasakan golongan yang menjamahnya

Istidraj datang beransur-ansur. Rupanya luar biasa. Tujuannya adalah binasa. Kebinasaan buat manusia yang menerimanya. Lantaran kejahatan dan kezaliman mendustakan ayat-ayat-Nya

Buktinya, Firaun. Nikmatnya tak terkira, tidak pernah sakit, bersin pun tidak pernah kerana Allah berikannya nikmat kesihatan. Orang lain selalu sakit, tapi Firaun tidak, orang lain mati,namun dia masih belum mati-mati juga, sampai rasa angkuh dan besar diri lantas mengaku dirinya tuhan. Tapi dengan nikmat itulah Allah binasakan dia.

Namrud, yang cuba membakar Nabi Ibrahim. Betapa besar pangkat Namrud? Dia begitu sombong dengan Allah, akhirnya menemui ajalnya hanya disebabkan seekor nyamuk masuk ke dalam lubang telinganya.

Tidak ada manusia hari ini sekaya Qarun. Anak kunci gudang hartanya sahaja kena dibawa oleh 40 ekor unta. Akhirnya dia ditenggelamkan bersama-sama hartanya sekali akibat terlalu takbur. Jadi kalau kita kaya, jangan sangka Allah sayang, Qarun lagi kaya, akhirnya binasa juga.



Dari sini, terjawablah segala keraguan yg selalu menganggu fikiran kita?keraguan yg mane?kita selalu fikir kenapa org tu jahat,buat maksiat,tapi die hidup senang lenang..mewah je..ape yg dia nak dpt..tapi kita??slalu diuji dgn pelbagai dugaan yg kadang-kala memilukan hati...tapi jawapan nya disini.. Pemberian yang diberikan oleh Allah pada mereka bukanlah yang diredhaiNya. Rupa-rupanya ianya adalah bertujuan untuk menghancurkannya.

TUJUAN kita HIDUP adalah utk MENDAPAT KEREDHAANNYA...buat apa kita nak dpt segala kemewahan dunia jika, x dpt redha Allah? malah diakhirat kita sengsara..bukankah tujuan kita hidup adalah utk mendpt redha Allah supaya kita SENANG di akhirat yg kekal abadi??

buat apa hidup kaya raya, tapi selalu resah?tiada keberkatan hidup....mewah dgn harta dunia tapi miskin dgn harta akhirat??

yg manakah yg ptt kita kumpul? harta dunia ataupun harta akhirat??

jikalau jawapan kita harta akhirat..pastilah kita redha dgn segala ujian Allah..kerana kita tahu, dgn segala ujian itu, akan menambahkan saham kita diakhirat..malah hidup kita akan sentiasa diberkati dan tiada kerisauan dihati jika terlepas harta dunia yg menggiurkan itu....dan insyaAllah kita akan sentiasa bersyukur dgn apa yg dimiliki,,,,

“Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka. Sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa dengan sekonyong-konyong, maka seketika itu mareka terdiam berputus asa. Maka orang-orang zhalim itu dimusnahkan sampai ke akar-akarnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam”. (QS. al-An’am: 44-45).

sources :
saiful Islam
what is istidraj

Wednesday, October 20, 2010

dimanakah kita?

bismillahirrahmanirrahim,



pernah kawan2 ku bertanya, bagaimanakah keadaan kita jika kita berada dizaman rasulullah s.a.w..agak2nye kita berada bersama Rasulullah s.a.w ataupun berada di pihak yg menentang Rasulullah s.a.w???sudah tentu kita ingin dan berangan kita berada di pihak Rasulullah s.a.w.......

tapi layakkah dan mampukah kita berada dizaman itu??hurmm...

apa yg pasti,kita berada di zaman ini...zaman umat akhir zaman...sebyk manakah amalan kita?adakah apa yg kita lakukan selama ini menyumbang kepada bengkitnya dan tertegaknya syiar islam?ataupun kita hanya mengharap ada org lain yg akan membuat semua kerja-kerja dakwah itu?ataupun kita x pernah mengambil tahu mengenai perkara ini?hanya memikirkan mengenai study,kerja,keluarga,duit dan sebagainya.....x pernah berfikir mengenai bagaimanakah hasil tuaian kita di akhirat nnt dan apakah sumbangan kita pada agama yg kita sayangi....

wahai diri dan rakan-rakan, lebih baik kita menyumbang kepada kebangkitan islam dan sama-sama bergerak dlm membangunkan islam kerana kita sayangkan islam..kerana kita sayangkan Allah yg maha Esa...DIA yg menciptakan dan menyayangi kita......sama-samalah kita berusaha menegakkan syiar islam...tiada istilah rehat didunia ini kerana rehat kita adalah di akhirat yg kekal abadi...walaupun mungkin kita x berkesempatan utk melihat islam memerintah dunia, tapi kita boleh tersenyum 'nanti' kerana kita adalah diantara mereka yg berusaha gigih dlm memperjuangkan kebenaran...insyaAllah....

marilah kita sama-sama berubah dan berusaha kearah kebaikan kerana kita tidak tahu bilakah ajal akan menjemput kita......jalan ini memang bukan jalan yg senang kerana ianya penuh dgn onak dan duri...tetapi penghujungnya adalah satu nikmat yg amat besar dan manis...percaya pada janji Allah...

Demi masa.
Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.(surah al-asr)